MIND ID Dorong Nilai Tambah Sosial Lewat Penguatan UMKM Binaan

9 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Grup MIND ID melalui anggota holdingnya, PT Timah Tbk (TINS), memperkuat pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai bagian dari upaya menciptakan nilai tambah sosial bagi masyarakat. Program pembinaan yang mencakup dukungan permodalan, pelatihan, hingga akses pasar mendorong pelaku usaha kecil di daerah tumbuh dan memperluas jangkauan usahanya.

Dampak program tersebut dirasakan pelaku UMKM Zulaikhah Cake di Kecamatan Bukit Intan, Pangkalpinang, Bangka Belitung. Memasuki Ramadan, rumah produksinya beroperasi hampir tanpa henti untuk memenuhi pesanan kue Lebaran yang dikirim ke berbagai kota di Indonesia.

Pemilik usaha, Zulaikhah (42), mengungkapkan lonjakan permintaan pada periode Ramadan dan Idulfitri menjadi puncak penjualan setiap tahun. “Kalau omzet Lebaran meningkat sangat pesat dari kue kering dan kue basah. Ini peningkatannya bisa 17 kali lipat atau lebih dari 1.000 persen dari omzet bulanan biasa,” kata Zulaikhah, dikutip Rabu (25/2/2026).

Pada musim Lebaran, ia mampu memproduksi sekitar 1,5 hingga 2 ton kue kering dengan melibatkan 20 hingga 30 pekerja. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibanding hari normal yang hanya mempekerjakan sekitar tujuh orang.

Usaha kue kering dan kue basah ini dirintis sejak 2012 dengan modal awal Rp25 juta. Dalam perjalanannya, Zulaikhah melewati berbagai fase sebelum akhirnya mampu memperluas pasar dan meningkatkan kapasitas produksi.

Sejak bergabung sebagai UMKM binaan PT Timah sekitar tujuh hingga delapan tahun lalu, ia memperoleh dukungan berupa pinjaman modal, pelatihan manajemen dan pemasaran, serta bantuan peralatan produksi. Ia juga rutin diikutsertakan dalam berbagai pameran dan bazar di sejumlah kota.

“Dari PT Timah kami sempat diajak bazar ke Jakarta, di Bandung juga pernah. Jadi sekarang pembelinya sudah dari berbagai kota di Indonesia,” ujarnya.

Menurut Zulaikhah, dukungan pembiayaan menjadi faktor penting untuk menjaga kelancaran produksi, terutama menjelang Lebaran saat kebutuhan bahan baku meningkat tajam. Ia berharap skema pembiayaan bagi UMKM dapat semakin fleksibel agar kapasitas usaha terus bertumbuh.

“UMKM ini memang butuh bantuan modal untuk produksi, apalagi sebelum Lebaran. Harapannya ke depan bisa ada tambahan plafon pinjaman supaya usaha kami bisa terus berkembang,” kata dia.

Keberhasilan Zulaikhah Cake mencerminkan peran pembinaan korporasi dalam memperkuat ekonomi masyarakat di daerah. Pendampingan yang berkelanjutan membantu pelaku usaha kecil meningkatkan skala produksi sekaligus memperluas pasar.

Melalui dukungan permodalan, pelatihan, dan akses pemasaran, MIND ID mendorong UMKM binaannya menciptakan nilai tambah ekonomi. Penguatan sektor ini diharapkan memperluas dampak sosial dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Read Entire Article
Food |