REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Industri pertambangan menghadapi tekanan yang semakin besar untuk menurunkan emisi karbon di tengah agenda transisi energi global. Pendekatan berbasis teknologi dan penguatan sistem pelaporan kini menjadi strategi utama dalam mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas operasional.
Salah satu implementasi terlihat dari upaya pengurangan emisi yang dilakukan PT Multi Harapan Utama (MHU), anak usaha MMS Group Indonesia (MMSGI), yang mulai menggabungkan efisiensi operasional, elektrifikasi armada, serta reklamasi lahan sebagai bagian dari strategi dekarbonisasi.
Sepanjang 2024, emisi cakupan 1 dan cakupan 2 perusahaan tercatat sebesar 275.065,53 ton CO2e, turun 41,34 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini setara dengan pengurangan jejak karbon lebih dari 130.000 kendaraan penumpang.
Dibandingkan target baseline 2021, perusahaan menargetkan penurunan emisi cakupan 1 sebesar 8 persen pada 2030. Namun, capaian 2024 menunjukkan penurunan telah mencapai 40,89 persen, jauh melampaui proyeksi awal.
Direktur Utama PT Multi Harapan Utama Kemal Djamil Siregar mengatakan, pencapaian tersebut merupakan hasil dari transformasi berbasis data dan teknologi yang dijalankan secara bertahap. “Kami tidak hanya menargetkan penurunan emisi, tetapi juga memastikan setiap langkah terukur, transparan, dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Penurunan emisi tersebut ditopang tiga pendekatan utama, yakni efisiensi armada melalui program hybrid truck, pengelolaan energi operasional berbasis data, serta penyerapan karbon melalui reklamasi lahan pasca-tambang.
Program transformasi armada dump truck ke teknologi hibrida tercatat mampu menekan konsumsi bahan bakar hingga 46 persen, sekaligus menghasilkan efisiensi biaya operasional. Di sisi lain, sistem pemantauan operasional berbasis data turut menekan emisi dari aktivitas produksi harian.
Sementara itu, reklamasi lahan pasca-tambang menjadi kontributor terbesar dalam penyerapan karbon, memperkuat posisi pendekatan berbasis alam dalam strategi dekarbonisasi industri ekstraktif.
Ke depan, perusahaan juga mulai menguji penggunaan dump truck listrik di area operasional sebagai bagian dari transisi menuju elektrifikasi armada. Langkah ini diarahkan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil sekaligus menekan biaya operasional jangka panjang.
Berkat capaian penurunan emisi, MHU belum lama ini meraih penghargaan Green Achievement in Emission Reduction dan Ruby Achievement in Emission Transparency dalam ajang The Best Corporate Transparency and Emission Reduction Awards 2026.
Selain aspek pengurangan emisi, perusahaan mengembangkan sistem pelaporan berbasis standar internasional seperti ISO 14064-1 dan IPCC Guidelines, serta pelaporan rutin melalui program PROPER Kementerian Lingkungan Hidup.
Di tingkat grup, MMSGI mencatat skor 52/100 dalam Corporate Sustainability Assessment 2025 oleh S&P Global untuk sektor batu bara. Capaian ini menunjukkan meningkatnya dorongan bagi industri untuk memperkuat transparansi dan kinerja lingkungan.

6 hours ago
3

















































