Warga menggunakan payung saat berjalan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat (2/1/2026). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga Januari 2026. Hal tersebut mengingat intensitas hujan yang meningkat dengan curah hujan 80-150 mm perhari serta potensi siklon tropis yang beresiko banjir, banjir rob, tanah longsor, hingga angin kencang di Ibu Kota.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memutuskan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan work from home (WFH) diperpanjang hingga 1 Februari 2026. Selain memperpanjang imbauan PJJ dan WFH, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih terus melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC).
“Jadi, untuk periode ini, dari hasil BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), kemungkinan besar curah hujan masih tinggi sampai dengan tanggal 1 Februari. Maka dengan demikian, saya sudah memutuskan PJJ maupun orang yang work from home itu sampai dengan 1 Februari,” ujar Pramono di Jakarta Timur, Kamis (29/1/2026).
Meskipun pada Kamis pagi hujan turun cukup lebat, dia sudah meminta agar OMC dilakukan.
“Dan mohon maaf, hari ini, dari tadi pagi pukul 05.00 WIB sebenarnya sudah kita lakukan. Kalau tidak (OMC), ini pasti curah hujannya lebih tinggi dari yang sekarang,” kata Pramono.
Sebelumnya, Pramono telah memberikan persetujuan kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) DKI Jakarta untuk mengeluarkan surat edaran terkait work from home.
Tak hanya itu, dia juga telah mengizinkan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengeluarkan surat edaran terkait PJJ atau school from home.
Pramono mengatakan kebijakan tersebut akan berlaku hingga 28 Januari 2026. Namun, apabila diperlukan, kebijakan tersebut akan diperpanjang.
Dia menegaskan kebijakan itu juga berlaku bagi perusahaan maupun sekolah swasta yang ada di Jakarta.
Selain memperpanjang kebijakan PJJ dan WFH, dia juga memutuskan kembali memperpanjang OMC hingga 1 Februari 2026.
Sebelumnya, Pramono memutuskan melakukan OMC hingga 27 Januari 2026 karena berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, Jakarta masih akan diguyur hujan dengan intensitas tinggi hingga awal Februari 2026.
sumber : ANTARA

3 hours ago
2




































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5327442/original/074400200_1756181216-saus_dimsum.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5152422/original/035586500_1741248417-pexels-arief-setiawan-10066715.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5216300/original/079062600_1746950447-a7f30be3-5eb9-4444-9d40-752ae5318cb0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5368914/original/007484600_1759398264-br.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376540/original/089405700_1760007517-crio_new_menu-0293e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5275054/original/013394900_1751863195-powell-rasull-7YFfGE26kbs-unsplash.jpg)