Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat menghadiri WEF 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK TIMUR — Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono geram dan meminta kualitas infrastruktur Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Ekas Buana di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, dibenahi sehingga layak dan bermanfaat bagi nelayan. Ia menegur keras pelaksana proyek saat meninjau infrastruktur KNMP Ekas Buana karena kualitas bangunan dinilai kurang baik.
“Saya minta semua dibenarkan, dikoreksi semua, finishing-nya, tidak benar ini!” kata Trenggono di sela peninjauan di Lombok Timur, Jumat (27/2/2026).
Trenggono secara langsung mempertanyakan pembangunan infrastruktur kepada salah seorang pihak pelaksana proyek yang dinilai bertanggung jawab atas kualitas bangunan di kawasan tersebut. Ia menyoroti kondisi gudang beku karena akses keluar-masuk dinilai terlalu sempit serta terdapat celah kecil yang dianggap kurang layak dan berpotensi mengganggu operasional.
Nada tinggi sempat terdengar ketika ia meminta penjelasan mengenai mutu bangunan serta mempertanyakan apakah pekerjaan benar-benar dilaksanakan sesuai kontrak yang telah diberikan.
Amarahnya memuncak ketika ia melihat lantai semen di samping gudang beku portabel tersebut terlihat retak. Ia pun menunjuk dan mengarahkan kakinya ke retakan tersebut sambil memperlihatkannya kepada pihak yang bertanggung jawab.
Trenggono menegaskan proyek pemerintah harus dikerjakan secara profesional karena anggaran yang digunakan berasal dari negara untuk kepentingan masyarakat nelayan setempat.
“Kamu bikin bangunan seperti ini kenapa? Bagus tidak bangunannya? Coba kamu bikin yang benar. Masa bangunannya seperti ini? Yang benar saja,” tegas Trenggono.
Selain gudang beku, ia turut meninjau pabrik es portabel, bengkel nelayan, kios pemasaran ikan, balai pelatihan, hingga fasilitas umum seperti toilet.
Ia meminta seluruh sarana dan prasarana dibenahi agar benar-benar mendukung aktivitas ekonomi nelayan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir secara nyata.
Usai peninjauan lapangan, Trenggono bersama jajaran berdialog langsung dengan nelayan guna mendengar masukan serta memastikan program berjalan sesuai kebutuhan mereka.
sumber : Antara

2 hours ago
2


































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442317/original/061837000_1765533575-cheesecake-3660900_1280.jpg)











