Dokter Tanggapi Video Viral Balita Dibawa ke Acara Musik Malam Hari di Kolam Renang

2 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Konsultan emergensi dan terapi intensif anak, dr Yogi Prawira Sp.A, menanggapi video viral yang memperlihatkan anak balita dibawa ke sebuah acara musik di kolam renang pada malam hari dalam kondisi hujan. Menurutnya, kondisi tersebut dapat menimbulkan berbagai risiko serius bagi kesehatan dan keselamatan anak.

Dokter Yogi menegaskan balita bukan orang dewasa versi kecil. Tubuh anak masih berada dalam tahap tumbuh kembang, sistem imun belum matang, dan kemampuan mengatur suhu tubuh masih jauh lebih rapuh dibandingkan orang dewasa.

"Hal itu karena luas permukaan kulit balita relatif lebih besar dibandingkan massa tubuhnya, panas tubuh balita juga lebih cepat hilang. Maka begitu jika ia terpapar hujan dan udara malam, risiko hipotermia bisa muncul lebih cepat dari yang dibayangkan orang tua, apalagi jika pakaian basah dibiarkan menempel berjam-jam," kata dr Yogi saat dihubungi Republika, Senin (11/5/2026).

la menjelaskan paparan dingin dan basah berkepanjangan dapat meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan, mulai dari batuk pilek hingga penyakit yang lebih serius seperti bronkiolitis dan pneumonia. Pada anak di bawah lima tahun, kata dr Yogi, pneumonia masih menjadi salah satu penyebab kematian terbanyak.

Menurut dr Yogi, konser juga membawa ancaman tersendiri bagi balita. Tingkat kebisingan konser yang umumnya berkisar 100 hingga 110 desibel dinilai jauh melampaui ambang aman untuk telinga anak.

"Telinga balita masih sangat sensitif, paparan suara keras dalam durasi panjang dapat menyebabkan gangguan pendengaran, mulai dari yang sementara hingga permanen," kata dr Yogi.

Selain itu, kerumunan konser juga meningkatkan risiko anak terinjak atau terhimpit massa, penularan penyakit infeksi droplet seperti flu, Covid-19, tuberkulosis, stres psikologis akibat kebisingan, lampu menyilaukan, hingga suasana asing di waktu yang seharusnya menjadi jam tidur anak.

Dokter Yogi menekankan tidur malam memiliki peran penting dalam tumbuh kembang balita. Saat tidur, hormon pertumbuhan bekerja, otak memproses memori, dan sistem imun melakukan pemulihan.

"Memotong tidur malam balita demi konser sama saja mencabut salah satu fondasi tumbuh kembangnya," kata dia.

Read Entire Article
Food |