Hamas Siap Serahkan Kepemimpinan Gaza ke Komite Nasional

4 weeks ago 20

Ambulans menunggu di Perlintasan Perbatasan Rafah sisi Mesir, antara Mesir dan Jalur Gaza, di Rafah, Kegubernuran Sinai Utara, Mesir, 1 Februari 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA— Gerakan Perlawanan Islam Hamas mengumumkan stelah menyelesaikan prosedur yang diperlukan dengan pihak pemerintah dan administrasi sebagai persiapan untuk menyerahkan Gaza kepada Komite Nasional untuk pengelolaan setelah Komite itu memasuki wilayah tersebut.

Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, dikutip dari Aljazeera, Senin, mengatakan gerakan tersebut telah membentuk komite yang terdiri dari faksi-faksi, suku-suku, masyarakat sipil, dan tokoh-tokoh dari lembaga-lembaga internasional untuk mengawasi penyerahan lembaga-lembaga pemerintah dan administratif kepada komite pengelolaan wilayah tersebut.

Qassem menyerukan kepada semua pihak untuk memfasilitasi kerja komite pengelolaan Gaza agar proses pemulihan dapat dimulai setelah dua tahun perang.

Komite Pengelola Gaza dibentuk dalam kerangka rencana perdamaian Presiden AS Donald Trump di sektor Gaza dan berada di bawah Dewan Perdamaian yang diharapkan akan mengawasi pengelolaan Gaza secara umum selama masa transisi.

Komite ini merupakan badan eksekutif sipil di sektor tersebut dan bertanggung jawab atas pengelolaan urusan operasional sehari-hari layanan sipil. Komite ini terdiri dari 15 tokoh Palestina yang memiliki keahlian di bidangnya.

Pembentukan Komite Manajemen Gaza merupakan tanggapan terhadap keputusan Dewan Keamanan, yang menyetujui rencana Trump yang terdiri dari 20 poin, untuk mengakhiri perang genosida yang dilakukan Israel di Jalur Gaza, berdasarkan keputusan nomor 2803 yang dikeluarkan pada 17 November 2025.

Pernyataan ini muncul bersamaan dengan dibukanya perlintasan perbatasan Rafah antara Jalur Gaza dan Mesir untuk lalu lintas orang dalam jumlah terbatas dan dengan pembatasan ketat, sehari setelah tentara Israel menyelesaikan pembangunan pos pemeriksaan di dalamnya.

Read Entire Article
Food |