REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal meresmikan LRT Jakarta Fase 1B (Velodrome-Manggarai) pada bulan ini. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai tanggal peresmian transportasi publik yang menghubungkan Jakarta Utara dengan Jakarta Selatan itu.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepastian waktu peresmian LRT Jakarta kepada pemerintah pusat. Sebab, peresmian jalur baru LRT Jakarta itu rencananya akan dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Untuk tanggal berapa, tentunya nanti Istana yang akan menentukan. Karena memang secara resmi saya sudah meminta kepada yang terhormat Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk beliau berkenan dan dapat meresmikan LRT dari Kelapa Gading sampai dengan Manggarai," kata dia di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Meski begitu, Pramono benar-benar berharap LRT Jakarta bisa diresmikan pada Agustus ini. Pasalnya, pembangunan itu memang sejak awal ditargetkan rampung dan beroperasi pada bulan ini.
"Mudah-mudahan bisa diresmikan dalam bulan Agustus ini," kata dia.
Sebelumnya, Direktur Operasi II Waskita Karya Paulus Budi Kartiko memastikan percepatan penyelesaian konstruksi LRT Jakarta Fase 1B. Budi menyebut realisasi pembangunannya sudah mencapai 97,99 persen.
Sejalan dengan target Pramono, ucap Paulus, Waskita berupaya agar proyek milik PT Jakarta Propertindo (Perseroda) ini dapat diresmikan pada Agustus. Dengan begitu bisa segera beroperasi dan menjadi tulang punggung baru transportasi publik di ibu kota.
"Secara keseluruhan pekerjaan LRT Jakarta telah mendekati akhir. Tim Waskita di lapangan tengah fokus pada pekerjaan reinstatement atau pengembalian kondisi lokasi kerja seperti semula," kata Paulus Budi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (10/8/2026).
Paulus mengatakan penyambungan rel pada area Double-Double Track (DDT) pun masih dikerjakan. Kemudian untuk jalur arah barat atau west bound, trek sudah tersambung utuh. Sementara, pintu masuk (entrance) pada setiap stasiun dalam tahap penyelesaian.
Menuju peresmian, Waskita bersama Jakarta Propertindo (Jakpro) juga rutin melakukan rangkaian Test and Commissioning (T&C) sistem perkeretaapian, mulai dari uji jalur sepanjang 3,6 kilometer, persinyalan, kelistrikan, komunikasi, hingga integrasi operasional. Kini Perseroan dalam proses pengujian jalur dan safety assesment.
Saat ini, panjang lintasan LRT Jakarta eksisting mencapai 5,8 kilometer dengan enam stasiun, yaitu Pegangsaan Dua, Boulevard Utara Summarecon Mall, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, dan Velodrome. Panjang lintasan itu akan bertambah menjadi 12,2 kilometer apabila LRT Jakarta Fase 1B, yang melintasi Stasiun Rawamangun, Pramuka, Kayu Manis, Matraman, dan Manggarai, telah diresmikan.

1 week ago
36









































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5692679/original/097423800_1778569231-1_1_.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547403/original/034869900_1775458279-pexels-crysnet-14537683.jpg)