Jangan Sepelekan Batuk Lebih dari Dua Pekan, Bisa Jadi Gejala Awal TBC

2 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyakit Tuberkulosis (TBC) masih menjadi tantangan kesehatan serius di Indonesia, yang menyerang tanpa pandang bulu, mulai dari orang dewasa hingga anak-anak. Sayangnya, banyak kasus TBC pada anak sering kali terlambat terdeteksi karena gejalanya yang terkadang dianggap sebagai penyakit pernapasan biasa.

Dokter spesialis anak subspesialis respirologi, Dr dr Nastiti Kaswandani, Sp.A, Subsp.Resp., menjelaskan mengenai sejumlah gejala awal yang patut diwaspadai agar penanganan bisa dilakukan sedini mungkin, seperti batuk lama hingga penurunan berat badan.

Dokter dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo itu mengatakan gejala awal TBC pada orang dewasa umumnya ditandai dengan batuk yang berlangsung lama paling sedikit dua pekan. "Secara umum pada dewasa, batuk lama atau batuk persisten atau batuk yang menetap paling sedikit dua pekan atau dua pekan atau lebih, ini gejala awal yang paling penting," kata Nastiti pada Senin (19/1/2026).

Gejala batuk ini juga sering kali disertai juga dengan gejala yang lainnya seperti demam yang berlangsung lama sampai dua pekan atau lebih hingga penurunan berat badan. "Biasanya demamnya tidak terlalu tinggi, tapi, menetap. Nafsu makan yang berkurang, dan ada faktor lemas atau seperti kurang aktif,” kata dia.

Gejala yang sama juga bisa terlihat pada anak dan perlu diwaspadai jika berat badan sulit bertambah atau justru turun karena anak masih dalam masa pertumbuhan. "Anak-anak itu menjadi tampak kurang aktif atau malaise namanya, atau tidak bergairah, seperti kelihatan selalu dalam keadaan yang lelah, beda dengan anak sehat yang biasanya aktif,” ujarnya.

Batuk TBC memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan batuk biasa. Batuk akibat TBC umumnya bersifat menetap dan tidak sembuh meskipun sudah diberi pengobatan batuk yang lazim, biasanya timbul tidak kenal waktu dan jika tidak diobati, intensitas itu akan menetap atau akan lebih berat.

Batuk pada flu flu atau batuk biasa, common cold atau batuk salesma atau batuk karena gejala infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), biasanya tidak berlangsung lama dan bisa sembuh sendiri. Dokter yang tergabung Anggota Unit Kerja Koordinasi Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) itu menjelaskan penyebab terjadinya TBC adalah infeksi dari kuman TBC Mycobacterium tuberculosis.

Penyakit itu hanya terjadi apabila seseorang tertular kuman tersebut. Menurut dia, penularan TBC dapat terjadi dari orang dewasa kepada orang dewasa lain maupun kepada anak-anak yang lebih rentan. Bahkan, anak yang menderita TBC juga bisa menularkan penyakit itu apabila infeksinya telah terkonfirmasi disebabkan bakteri tersebut.

sumber : Antara

Read Entire Article
Food |