Naskah Khutbah Jumat: Keutamaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah, Lebih Baik dari Jihad di Medan Perang

2 hours ago 2

Umat Muslim berkumpul di Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh, 1 April 2024.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Ahmad Farhan Juliawansyah, Wakil Mudir MBS Al Madina Pingit, Alumni PUTM Yogyakarta

Khutbah Pertama

إِنَّ الْحَمْدَ ِللهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَـادِيَ لَهُ.

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

اَللَّهُمّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلى نَبِيِّنَا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن. أَمَّا بَعْدُ:

أُوْصِيْكُمْ بِنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِۦ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,

Dalam kesempatan yang berbahagia ini di hari Jum’at yang mulia khatib berwasiat kepada diri sendiri dan kepada jamaah sekalian, marilah kita tingkatkan kualitas iman dan takwa kita kepada Allah SWT. Takwa adalah satu-satunya perisai yang akan menjaga kita dari panasnya fitnah dunia dan pedihnya azab akhirat.

Hadirin sekalian, saat ini kita (akan) memasuki sebuah gerbang waktu yang sangat istimewa. Jika di bulan Ramadhan ada 10 malam terakhir yang puncaknya adalah Lailatul Qadar, maka di bulan Dzulhijjah, Allah SWT memberikan kita 10 hari pertama yang kemuliaannya tidak tertandingi oleh hari-hari lainnya sepanjang tahun.

Namun sayangnya, banyak di antara kita yang melewatkan hari-hari di bulan Dzulhijjah dengan begitu saja. Kita sering kali hanya fokus pada hari raya Idul Adha saja, padahal sembilan hari sebelumnya adalah musim ibadah yang sangat dahsyat pahalanya.

Read Entire Article
Food |