REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Nurdin Halid menilai penyelenggaraan ibadah haji 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Perubahan itu dinilai terlihat sejak proses keberangkatan hingga pelayanan jemaah di Arab Saudi.
Nurdin menyampaikan penilaian tersebut berdasarkan hasil pengawasannya sebagai Anggota Tim Pengawasan (Timwas) Haji DPR RI di Madinah, Arab Saudi, Rabu (20/5/2026). Menurut dia, pelaksanaan haji tahun ini berjalan lebih lancar dan tertata.
“Dari pengamatan saya mulai dari pemberangkatan di bandara Soekarno Hatta sampai kedatangan di Jeddah semuanya berjalan lancar dan baik tanpa kendala yang berarti seperti tahun-tahun sebelumnya. Yang menggembirakan, pendekatan petugas kini lebih dekat, lebih ramah, penuh perhatian dan respek. Petugas bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi melayani dengan hati, terutama terhadap jemaah perempuan dan lansia,” kata Nurdin dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).
Menurut Nurdin, peningkatan layanan tersebut tidak terlepas dari pembentukan Kementerian Haji dan Umrah oleh Presiden Prabowo Subianto. Dengan kementerian yang berdiri sendiri, pengelolaan dan pengawasan layanan haji dinilai menjadi lebih fokus.
“Penyelenggaraan ibadah haji 2026 menjadi babak baru dengan standar baru setelah dialihkannya pengelolaan haji dari Kementerian Agama ke Kementerian Haji dan Umrah,” ujar Nurdin.
Ia menyebut sejumlah perubahan mulai terlihat, seperti penurunan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) menjadi Rp87,4 juta per jemaah, peningkatan kualitas akomodasi, hingga penguatan layanan bagi jemaah perempuan dan lansia.
“Pemerintah menetapkan BPIH tahun 2026 sebesar Rp87,4 juta per jemaah. Hal ini merupakan bentuk penyesuaian untuk sedikit meringankan beban jemaah,” ujar Nurdin.
Selain itu, Nurdin mengapresiasi peningkatan fasilitas penginapan bagi jemaah reguler yang kini disebut menggunakan hotel dengan standar lebih baik dibanding sebelumnya.
“Ini terobosan bersejarah. Penggunaan hotel-hotel premium untuk jemaah reguler menunjukkan adanya peningkatan standar layanan,” kata Nurdin.
Politisi Partai Golkar itu berharap kualitas layanan haji terus ditingkatkan pada musim haji mendatang. Menurut dia, penyelenggaraan haji tidak hanya soal operasional, tetapi juga memastikan kenyamanan dan keamanan jemaah selama beribadah.
“Negara benar-benar hadir untuk melayani jemaah. Semangatnya bukan hanya menjalankan operasional haji, tetapi memastikan jemaah merasa aman, nyaman, dan dimuliakan selama beribadah,” ujar Nurdin.

3 hours ago
3














































