Hujan Turun, Jalan Pun Berlubang: Tentang Keselamatan Infrastruktur Jakarta di Musim Penghujan

7 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketika Hujan Turun, Jalan Pun Berlubang: Catatan Keselamatan Infrastruktur Jakarta di Musim PenghujanSetiap kali hujan deras mengguyur Jakarta, ada dua hal yang pasti terjadi: banjir dan jalan berlubang.

Di Jakarta Selatan saja, hingga awal Februari 2026, tercatat 2.692 titik jalan berlubang, dan angka ini dipastikan akan terus bertambah selama musim hujan belum usai.

Sementara itu, di Karawang, tanah bergeser mengancam stabilitas lereng di Off Ramp Karawang Barat 2 Ruas Tol Jakarta-Cikampek. Di tengah situasi ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno justru berbicara tentang "Opelet Bang Doel" dalam sebuah pameran otomotif.

Apa hubungannya antara jalan berlubang, tanah longsor, dan kendaraan klasik Betawi? Ternyata ada satu benang merah yang mengikat semuanya: budaya keselamatan, atau tepatnya, ketiadaan budaya keselamatan yang konsisten dalam infrastruktur dan mobilitas kita

"Opelet Bang Doel" dan Ironi Keselamatan Modern

Rano Karno menghadiri Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa.

Dalam rangkaian Automotive Hero Day, ia membawa tema unik: keselamatan kendaraan lawas yang identik dengan "Opelet Bang Doel", ikon transportasi klasik yang lekat dengan budaya Betawi.

"IIMS bukan sekadar pameran kendaraan, tetapi juga wadah edukasi. Automotive Hero Day mengingatkan kita bahwa keselamatan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari dunia otomotif," kata Rano.

Ia melanjutkan dengan narasi yang menarik: "Menariknya, tema keselamatan malam ini mengangkat kendaraan lama seperti 'Opelet Bang Doel'.

Dari moda sederhana hingga teknologi modern, yang terpenting adalah budaya keselamatan tetap dijaga. "Pernyataan ini terdengar filosofis dan menawan, terutama di panggung pameran otomotif yang penuh dengan teknologi canggih, mobil listrik, dan inovasi terkini.

Namun di luar sana, di jalan-jalan Jakarta yang seharusnya menjadi ruang praktik budaya keselamatan itu, realitasnya jauh dari ideal.

2.692 Titik Jalan Berlubang: Ancaman Nyata di Balik Kemudi

Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal, memberikan data yang lebih membumi: hingga awal Februari 2026, jumlah total jalan berlubang di wilayah Jakarta Selatan mencapai 2.692 titik.

Dari jumlah tersebut, 2.531 titik sudah ditindaklanjuti, sementara 161 titik masih menunggu penanganan."Jumlah jalan berlubang yang sudah ditindaklanjuti 2.531 titik, jumlah jalan berlubang yang belum ditindaklanjuti 161 titik," kata Rifki.

Angka ini bukan sekadar statistik administratif. Setiap lubang di jalan adalah potensi kecelakaan, pengendara motor yang terjatuh, mobil yang rusak, hingga kecelakaan beruntun di jalan protokol.

sumber : Antara

Read Entire Article
Food |