REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Upaya meningkatkan literasi masyarakat terhadap perdagangan berjangka komoditi dinilai menjadi salah satu kunci untuk mendorong pertumbuhan industri yang sehat dan berkelanjutan. Di tengah perkembangan teknologi dan meningkatnya minat masyarakat terhadap instrumen investasi, edukasi dinilai penting untuk mencegah praktik perdagangan ilegal sekaligus meningkatkan pemahaman publik terhadap mekanisme investasi yang berada di bawah pengawasan regulator.
Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Tirta Karma Senjaya, menilai kolaborasi antara regulator dan pelaku usaha diperlukan untuk memperkuat ekosistem perdagangan berjangka nasional yang transparan dan berintegritas.
"Terima kasih atas dedikasi dan kontribusi nyata selama 27 tahun dalam mendukung pengembangan industri berjangka komoditi di Indonesia," ujar Tirta dalam keterangan tertulis yang disampaikan dalam peringatan 27 tahun PT Didi Max Berjangka (Didimax).
Apresiasi tersebut diberikan atas kontribusi perusahaan dalam mendukung pengembangan industri perdagangan berjangka komoditi nasional selama hampir tiga dekade. Selain menyediakan layanan transaksi, perusahaan juga aktif menjalankan berbagai program edukasi dan literasi keuangan bagi masyarakat.
Komisaris Utama Didimax, Yadi Supriyadi, mengatakan peningkatan literasi masyarakat masih menjadi pekerjaan rumah bersama bagi seluruh pelaku industri. Menurut dia, edukasi menjadi faktor penting untuk mendorong masyarakat memahami perdagangan berjangka secara benar dan menghindari praktik investasi ilegal.
"Peringatan 27 tahun Didimax menjadi momentum refleksi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus berkembang. Apresiasi yang diberikan oleh Bappebti merupakan kehormatan sekaligus dorongan bagi kami untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas layanan, dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan industri perdagangan berjangka komoditi nasional," kata Yadi.
Ia menjelaskan, selama ini perusahaan secara rutin menyelenggarakan berbagai program pelatihan, seminar, webinar, dan kegiatan literasi keuangan yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai perdagangan berjangka yang legal dan berada di bawah pengawasan regulator.
Menurut Yadi, perkembangan teknologi digital turut membuka peluang yang lebih besar untuk memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat. Namun di sisi lain, kemudahan akses informasi juga perlu diimbangi dengan pemahaman yang memadai agar masyarakat dapat mengambil keputusan investasi secara bijak.
Ke depan, Didimax menyatakan akan terus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik, meningkatkan pemanfaatan teknologi, serta mendukung terciptanya ekosistem perdagangan berjangka yang semakin modern, aman, dan terpercaya.
Pelaku industri berharap sinergi antara regulator, perusahaan, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan industri perdagangan berjangka komoditi Indonesia yang berdaya saing sekaligus memiliki tingkat integritas yang tinggi.

5 hours ago
7













































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499312/original/081206000_1770782561-Depositphotos_132132754_XL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509321/original/086615600_1771679962-SnapInsta.to_630114161_18162147202417018_2870114530835891224_n__1_.jpg)
