Pelatih Apresiasi Perjuangan Para Pemain Persija U-20 Usai Juara EPA Super League

14 hours ago 7

Final Elite Pro Academy (EPA) Super League U-20 2025/2026 yang mempertemukan Persija U-20 dan Malut United U-20 dalam laga di Lapangan Garudayaksa Football Academy, Bekasi, Ahad (17/5/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Pelatih Persija Jakarta U20 Furqon Alqatiri memuji perjuangan para pemainnya setelah memastikan gelar juara EPA Super League U20 2025/2026. Persija U-20 keluar sebagai kampiun seusai mengalahkan Malut United U-20 dengan skor 1-0 pada laga final di Lapangan Garudayaksa Football Academy, Bekasi, Ahad (17/5/2026).

“Alhamdulillah perjuangan anak-anak luar biasa. Hampir satu tahun kami berkumpul, kami berjuang bareng-bareng. Dengan kerja keras semua, tim Persija bisa juara satu,” kata Furqon selepas pertandingan.

Gol tunggal kemenangan Persija dicetak Theodore Evan Leeming pada menit ke-41. Winger muda Macan Kemayoran itu melepaskan tendangan keras kaki kanan dari dalam kotak penalti yang gagal dihentikan penjaga gawang Malut United.

Pada babak kedua, Persija tampil semakin percaya diri dan terus menekan pertahanan lawan. Peluang sempat diperoleh Dicky Kurniawan pada menit ke-63 melalui tendangan jarak jauh, tapi bola masih menyamping di sisi kanan gawang Malut United yang dikawal M Alfarezi.

Malut United beberapa kali mencoba bangkit lewat serangan balik cepat. Salah satu peluang terbaik hadir pada menit ke-80 ketika Ridho Syuhada melepaskan tendangan keras, tetapi masih mampu diamankan kiper Persija, Hafizh Rizkianur.

Furqon juga mengaku terbantu dengan kehadiran para pemain muda berlabel tim nasional seperti Zahaby Gholy dan Fabio Azkairawan. Menurut dia, para pemain tersebut memiliki sikap disiplin dan mudah diarahkan selama musim berjalan.

“Kebetulan pemain-pemain timnas di Persija punya attitude yang bagus-bagus, nurut-nurut, artinya bisa kita arahkan, dan alhamdulillah sangat membantu tim,” ujar Furqon yang juga dinobatkan sebagai pelatih terbaik EPA U-20 musim ini.

Keberhasilan Persija U-20 melanjutkan dominasi mereka sepanjang musim. Tim muda Macan Kemayoran menutup fase grup sebagai juara Grup A dengan raihan 83 poin dari 32 pertandingan, hasil 27 kemenangan, dua kali imbang, dan tiga kekalahan.

Persija juga tampil sangat produktif dengan mencetak 110 gol dan hanya kebobolan 16 kali. Gelar juara EPA U-20 sekaligus menjadi pelipur lara bagi Persija setelah tim U-18 mereka kalah dari Malut United U-18 lewat drama adu penalti pada final EPA Super League U-18.

sumber : Antara

Read Entire Article
Food |