Fimela.com, Jakarta Apa yang membuat kue kering Lebaran begitu istimewa? Siapa yang paling gandrung dengan kelezatannya? Di mana kue-kue ini paling banyak diburu? Kapan momen menikmati kue kering Lebaran paling pas? Mengapa nastar begitu populer? Bagaimana tren pembelian kue kering Lebaran saat ini? Jawabannya ada di sini. Survei Populix Maret 2025 mengungkap fakta menarik seputar kue kering Lebaran favorit Gen Z dan Milenial. Nastar, si kue kering klasik dengan isian selai nanas, keluar sebagai pemenang mutlak.
Delapan puluh dua persen responden Gen Z dan Milenial memilih nastar sebagai kue kering Lebaran favorit mereka. Kepopulerannya jauh melampaui kue kering lainnya; hampir dua kali lipat dari peringkat kedua. Meskipun harga nastar cenderung lebih tinggi, bukan harga yang menjadi satu-satunya penentu.
Faktor rasa, harga ideal (Rp50.000 - Rp75.000 per toples, sebagian bahkan rela membayar hingga Rp100.000), kebersihan, tampilan dan kemasan, serta kualitas bahan baku juga turut menentukan pilihan. Mayoritas berencana membeli lebih dari tiga toples, bahkan ada yang lebih dari lima!
Lebih dari Sekadar Rasa: Mengapa Nastar Berjaya?
Tekstur renyah, aroma harum, dan rasa manis selai nanas yang menyegarkan membuat nastar selalu punya tempat spesial di hati. Bukan hanya soal rasa, namun juga nostalgia. Bagi banyak orang, nastar identik dengan Lebaran, membawa kenangan manis masa kecil dan tradisi keluarga.
Proses pembuatan nastar yang rumit, membutuhkan ketelitian dan waktu, juga berkontribusi pada daya tariknya. Kue nastar yang dibuat dengan penuh kasih sayang terasa lebih spesial. Ini sejalan dengan tren saat ini yang semakin mengapresiasi produk berkualitas dan bercerita.
Kemasan yang menarik dan kebersihan juga menjadi pertimbangan penting. Gen Z dan Milenial, yang akrab dengan media sosial, memilih kue kering yang juga "instagrammable". Mereka ingin membagikan momen menikmati kue kering Lebaran di media sosial.
Tren Belanja Kue Kering Lebaran Gen Z dan Milenial
Meskipun banyak pilihan belanja online, Gen Z dan Milenial tetap lebih menyukai membeli kue kering secara langsung. Toko kue, minimarket, atau bahkan dari teman dan kerabat menjadi pilihan utama. Hal ini menunjukkan pentingnya interaksi sosial dan pengalaman langsung dalam budaya konsumsi mereka.
Mereka ingin melihat dan merasakan kualitas kue kering sebelum membelinya. Ini juga memberi kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan penjual, mendapatkan rekomendasi, dan membangun hubungan personal.
Pemilihan tempat membeli kue kering juga dipengaruhi oleh faktor kepercayaan dan kualitas produk. Mereka cenderung memilih tempat yang sudah dikenal dan terpercaya, dengan reputasi baik dalam hal kualitas dan kebersihan.
Daftar Kue Kering Lebaran Favorit: Nastar di Puncak
- Peringkat 1: Nastar
- Peringkat 2: Kastengel
- Peringkat 3: Putri Salju
- Peringkat 4: Lidah Kucing
- Peringkat 5: Kue Kacang
Kesimpulannya, nastar tetap menjadi primadona kue kering Lebaran bagi Gen Z dan Milenial. Bukan hanya soal rasa, tetapi juga pengalaman, tradisi, dan kualitas yang menjadi pertimbangan utama. Tren ini menunjukkan betapa pentingnya personalisasi dan pengalaman dalam budaya konsumsi generasi muda.
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.