Pemain Timnas Indonesia Ivar Jenner berebut bola dengan pemain Vietnam dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (21/3/2024). Pada pertandingan itu Indonesia menang dengan skor 1-0. Gol timnas Indonesia lahir dari kaki Egy Maulana Vikri di menit ke-52.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Peta persaingan sepak bola Asia Tenggara kian memanas menjelang Piala AFF 2026. Tim nasional Vietnam mulai agresif menempuh jalur naturalisasi pemain asing, strategi yang sebelumnya identik dengan timnas Indonesia.
Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) resmi menaturalisasi dua pemain asal Brasil, yakni Giovanni Magno yang kini bernama Nguyen Tai Loc pada April 2026, serta Rafaelson Fernandes (Nguyen Xuan Son) yang lebih dulu bergabung pada September 2024. Rafaelson bahkan tampil impresif dengan menyabet gelar Pemain Terbaik V.League 1 musim 2023/2024.
Tak berhenti di situ, Vietnam juga tengah memproses naturalisasi Hendrio. Jika rampung, kehadiran tiga pemain berdarah Brasil tersebut berpotensi membentuk “Trio Brasil” di lini depan. Merea akan menjadi senjata baru yang bisa meningkatkan daya gedor The Golden Star Warriors.
Langkah agresif Vietnam ini menjadi sinyal kuat perubahan strategi sekaligus ancaman serius bagi negara-negara pesaing di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Keunggulan komparatif yang selama ini dimiliki skuad Garuda dalam hal naturalisasi kini mulai tereduksi.
Ujian sesungguhnya akan tersaji di Piala AFF 2026 yang berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus. Indonesia dan Vietnam tergabung di Grup A, dengan laga krusial pada Agustus yang diprediksi menjadi penentu langkah menuju semifinal.
Dengan status Vietnam sebagai juara bertahan Piala AFF 2024 dan peraih medali emas SEA Games 2025, timnas Indonesia dituntut tampil lebih siap dan solid untuk menghadapi kekuatan baru rival utamanya di kawasan tersebut. spo

2 hours ago
3

















































