REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN, – Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka memberikan kepastian bahwa hunian tetap (huntap) akan segera dibangun bagi para penyintas bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Proses pembangunan ditargetkan dimulai pada bulan ini untuk mempercepat pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda akhir November 2025 lalu.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Wapres Gibran saat meninjau hunian sementara (huntara) di Desa Napa, Kecamatan Batangtoru, Tapanuli Selatan, pada Jumat. Dalam kunjungannya, Wapres didampingi oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.
"Saya pastikan, pemerintah terus melaksanakan tanggung jawab mempercepat pembangunan, sehingga semua mendapat kepastian tempat tinggal yang lebih layak dan aman," ujar Gibran di hadapan warga.
Wapres Gibran juga menyempatkan diri untuk menemui para penghuni huntara yang berasal dari Desa Garoga dan Desa Hutagodang. Di hadapan para penyintas, ia menyampaikan permohonan maaf karena warga masih harus tinggal di hunian sementara pascabencana yang menghancurkan tempat tinggal mereka.
Pembangunan 699 Unit Huntap di Atas Lahan 18 Hektare
Pemerintah telah menyiapkan lahan seluas 18 hektare yang berlokasi tepat di sebelah huntara di Desa Napa untuk pembangunan huntap. Rencananya, sebanyak 699 unit hunian tetap akan didirikan di atas lahan tersebut.
"Sembari menunggu pembangunan huntap selesai, pemerintah memastikan warga yang masih tinggal di huntara tetap mendapatkan kehidupan yang layak," tutur Gibran.
Gubernur Sumut Bobby Nasution turut memberikan semangat kepada warga yang telah tinggal selama beberapa bulan di huntara. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus memberikan dukungan penuh, termasuk bantuan pemenuhan kebutuhan hidup bagi masyarakat terdampak.
"Beberapa tempat sudah ada huntap yang selesai dibangun. Bagi yang belum, pemerintah telah berupaya secepatnya mendapatkan lahan untuk membangun. Salah satunya di sini, sehingga masyarakat mendapat kepastian bisa tinggal di hunian tetap nantinya," kata Bobby.
Salah satu penghuni huntara, Eti, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas perhatian pemerintah. Sebelum menempati huntara, ia sempat mengontrak rumah dengan biaya sewa yang ditanggung oleh pemerintah.
"Kami bersyukur juga, sebab pemerintah udah bangun rumah. Kami ucapkan terima kasih untuk pemerintah, udah (dibangunkan) huntara kami. Jadi harapanku, huntap cepat dibangun,” ujar Eti.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

1 hour ago
9

































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5692679/original/097423800_1778569231-1_1_.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552488/original/035803500_1775810333-35830.jpg)









