10 Rekomendasi Makan Malam di Semarang yang Rasanya Bikin Kangen, dari Kaki Lima hingga Resto Mewah

3 weeks ago 9

Fimela.com, Jakarta Semarang bukan hanya dikenal karena pesona Lawang Sewu atau Kota Lamanya, tetapi juga karena kelezatan kuliner malamnya yang menggoda selera. Ketika malam menjelang, kota ini semakin semarak dengan aroma masakan yang menggiurkan dari berbagai penjuru jalan. Dari warung kaki lima yang sederhana hingga restoran mewah, semuanya menawarkan cita rasa yang menggugah rasa penasaran.

Menikmati makan malam di Semarang bukan hanya soal rasa, tetapi juga sebuah pengalaman yang tak terlupakan. Bayangkan menikmati nasi gudeg koyor yang hangat di tengah sejuknya malam atau menyeruput kuah soto sambil duduk lesehan. Tak mengherankan jika banyak wisatawan sengaja menjelajahi jalanan kota ini pada malam hari hanya untuk berburu kuliner. Setiap tempat makan memiliki cerita uniknya sendiri. Ada yang telah berdiri sejak tahun 70-an, ada pula yang menjadi tempat favorit bagi kaum muda masa kini.

Fimela Trip kali ini berkesempatan liburan menjelajahi kota Semarang. Yuk simak video selengkapnya!

1. Cafe Blendoek Jalan Garuda: Ikon Kuliner dengan Suasana Syahdu

Sejak pertama kali berdiri pada tahun 2014, kafe yang dulunya dikenal dengan nama Angkringan Blendoek ini telah mengalami beberapa kali perpindahan lokasi sebelum akhirnya menetap di Jalan Garuda Nomor 2, Kota Lama Semarang. Kini, kafe ini telah menjadi salah satu ikon kuliner malam yang terkenal di Semarang. Keberadaannya yang pernah berdampingan dengan gereja tua di Kota Lama menambah daya tarik tersendiri. Tempat ini menawarkan suasana yang khas dan nyaman, menjadikannya pilihan sempurna untuk makan malam maupun tempat berkumpul bagi berbagai generasi di tengah hiruk-pikuk kota yang tak pernah tidur.

Menurut informasi dari Instagram @cafeblendoek, para pengunjung dapat menikmati nasi bungkus dengan beragam lauk pilihan, aneka sate, gorengan, dan jajanan pasar yang disajikan hangat. Tak ketinggalan, berbagai minuman tradisional seperti wedang jahe rempah dan teh tarik turut melengkapi pengalaman bersantap yang menyatu dengan tradisi. Hiburan berupa musik akustik live setiap malam menjadi daya tarik tambahan yang membuat pengunjung betah berlama-lama di sini.

Keberagaman menu yang ditawarkan di kafe ini mencerminkan kekayaan cita rasa lokal yang dijaga dengan baik. Meskipun disajikan secara sederhana, autentisitas rasa tetap terjaga. Selain itu, banyaknya pilihan kuliner di sekitar kawasan ini, seperti Pawon Dusun dan Vins Kopi, menjadikannya pusat kuliner malam yang ramai. Sebagai ikon yang sering dikunjungi berbagai kalangan, termasuk pejabat, tempat ini berhasil mempertahankan eksistensinya tanpa kehilangan sentuhan khasnya sebagai angkringan rakyat.

2. Nasi Ayam Bu Sami: Rasa Tradisional di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Beroperasi dari pukul 23.00 hingga 05.30 WIB, Nasi Ayam Bu Sami di kawasan Simpang Lima menjadi primadona bagi para pencinta kuliner malam di Semarang. Dengan cita rasa klasik yang menggugah selera, tempat ini menjadi tujuan wajib bagi siapa saja yang ingin menikmati santapan malam yang autentik.

Menu andalannya adalah nasi ayam yang disajikan dengan opor ayam, sambal goreng krecek, dan telur bacem. Hidangan ini disajikan hangat dengan cita rasa gurih khas Jawa yang begitu memikat. Dengan porsi yang pas dan harga mulai dari Rp12.000, nasi ayam ini menjadi pilihan hemat yang tetap memuaskan untuk mengisi perut di tengah malam. Letaknya yang strategis memudahkan wisatawan maupun penduduk lokal untuk mengunjungi tempat ini dalam perjalanan kuliner malam mereka.

Setiap suapan membawa kenangan akan masakan rumahan yang akrab di lidah masyarakat Jawa Tengah, lengkap dengan kuah santan yang ringan namun meresap sempurna ke setiap elemen hidangan. Meski tampilannya sederhana, kekuatan rasa dari nasi ayam ini tidak bisa diremehkan. Warung ini selalu ramai pengunjung, menandakan bahwa kuliner bukan sekadar soal makanan, tetapi juga pengalaman menyeluruh yang menggabungkan rasa, suasana, dan nostalgia.

3. Pisang Plenet Pak Yuli: Legenda Manis di Tengah Kota

Ditemukan di Jalan Gajahmada dan beroperasi dari jam 5 sore hingga tengah malam, Pisang Plenet Pak Yuli telah menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi kuliner malam warga Semarang yang menginginkan kudapan ringan namun istimewa. Camilan ini terbuat dari pisang kepok yang dipipihkan dan dipanggang, kemudian diberi berbagai topping seperti meses, keju, selai, atau kacang sesuai selera.

Kombinasi tekstur luar yang renyah dengan bagian dalam yang tetap lembut memberikan sensasi menggigit yang unik. Apalagi, ketika dipadukan dengan topping manis dan gurih, camilan ini bisa disesuaikan dengan preferensi pribadi. Meskipun tampak sederhana, Pisang Plenet ini telah mempertahankan popularitasnya selama bertahun-tahun.

Dengan harga yang terjangkau dan suasana kota yang menemani, makanan ini sangat cocok dinikmati sambil berbincang santai di bangku trotoar atau setelah berjalan-jalan di sekitar kota. Lokasinya yang mudah diakses juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencinta kuliner malam. Konsistensi rasa dan penyajiannya membuat Pisang Plenet Pak Yuli menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin menutup malam dengan cita rasa manis yang penuh kenangan.

4. Sate Kambing Pak Untung: Gurihnya Tak Pernah Mengecewakan

Meskipun bukan selalu menjadi pilihan utama bagi semua orang, sate kambing di warung Pak Untung ini menjadi buruan para pencinta daging kambing yang empuk dengan aroma rempah yang kuat. Dengan teknik memasak khusus, sate ini menawarkan kelembutan daging tanpa aroma prengus yang kerap menjadi tantangan pada hidangan sejenis.

Setiap tusuk sate disajikan dengan balutan bumbu kecap khas yang kaya rasa, dilengkapi dengan irisan cabai dan bawang merah segar sebagai pelengkap. Proses pembakaran menggunakan arang alami, memberikan sentuhan smokey yang menggugah selera.

Bagi pengunjung yang datang di malam hari, sate ini memberikan sensasi hangat dan memuaskan, sangat cocok dinikmati saat udara Semarang mulai sejuk. Dengan porsi yang pas dan bumbu yang meresap hingga ke dalam daging, banyak pengunjung yang kembali lagi. Warung ini menawarkan pengalaman makan malam yang tidak hanya lezat tetapi juga membekas dalam ingatan karena keunikannya yang sulit ditemukan di tempat lain.

5. Nasi Gandul Pak Memet: Kuah Gurih yang Melekat di Lidah

Menghadirkan cita rasa khas Pati ke tengah Semarang, Nasi Gandul Pak Memet adalah mahakarya autentik dari dapur tradisional yang menyuguhkan perpaduan sempurna antara nasi, kuah santan encer, dan aneka lauk jeroan sapi seperti kikil, lidah, hingga babat. Hidangan ini disajikan di atas daun pisang, memberikan aroma alami yang semakin memperkuat pengalaman bersantap.

Warung ini mulai buka menjelang malam, menjadikannya pilihan ideal untuk menikmati makan malam yang berat dengan sentuhan khas. Keistimewaan nasi gandul terletak pada kuahnya yang tidak terlalu kental namun sarat dengan rempah, membalut nasi dengan rasa gurih yang mendalam.

Dengan tekstur daging yang lembut dan bumbu yang meresap sempurna, sajian ini sukses menggabungkan kelezatan tradisional dengan nuansa nostalgia yang membuat siapa pun merasa terhubung dengan akar kuliner Jawa. Hidangan ini sangat cocok bagi mereka yang ingin menikmati makanan berat namun tidak terlalu berminyak. Rasa dan penyajian nasi gandul ini memberikan pengalaman makan yang menyeluruh, menciptakan kepuasan yang sulit ditemukan dalam menu modern lainnya.

6. Gudeg Koyor Mbak Tum: Kuliner Malam di Semarang yang Gurih dan Legendaris

Gudeg Mbak Tum yang terletak di Wonodri telah menjadi ikon kuliner malam di Semarang. Dengan jam operasional dari pukul 17.00 hingga 05.00, tempat ini menawarkan gudeg manis yang dipadukan dengan koyor sapi yang lembut, menciptakan harmoni sempurna bersama sambal dan lontong. Anda juga bisa menambahkan lauk seperti ayam kampung dan telur bacem untuk melengkapi hidangan Anda.

Meskipun suasananya sederhana, kehangatan yang terasa membuatnya ideal bagi para pelancong malam. Berdasarkan ulasan di Google Maps pada Juli 2025, Gudeg Mbak Tum mendapatkan rating 4,7 dari 5 bintang dari lebih dari 1.200 ulasan. Dengan harga mulai dari Rp25.000, tidak heran jika tempat ini menjadi favorit banyak orang.

7. Warung Dimsum (Wardim): Kuliner Malam Semarang 24 Jam Bergaya Tionghoa

Jika Anda mencari pengalaman kuliner malam yang unik, Wardim di Plasa Simpang Lima adalah pilihan yang tepat. Tempat ini buka sepanjang waktu, menawarkan berbagai hidangan istimewa seperti siomay, hakau, ceker ayam, dan bakpao dengan cita rasa yang autentik.

Tidak hanya dimsum, Wardim juga menyajikan nasi goreng dan kwetiau yang menggugah selera. Dengan suasana yang nyaman, tempat ini sempurna untuk bersantai di malam hari. Menurut ulasan di TripAdvisor, Wardim menjadi salah satu destinasi Wajib Dikunjungi bagi para pencinta kuliner Tionghoa di Semarang.

KoenoKoeni Café di Tegalsari merupakan salah satu tujuan kuliner malam di Semarang yang memikat dengan perpaduan nuansa klasik Jawa dan sajian menu modern. Di sini, Anda bisa menemukan beragam hidangan mulai dari lontong cap go meh yang autentik hingga pasta yang menggugah selera.

Meskipun harga menu berkisar antara Rp38.000 hingga Rp290.000, suasana unik yang dipenuhi dengan koleksi barang antik menjadikannya tempat favorit untuk menikmati makan malam romantis atau berburu foto Instagram yang menawan.

9. Maishin Izakaya Japanese Restaurant: Izakaya Jepang Autentik untuk Kuliner Malam di Semarang

Maishin Izakaya Japanese Restaurant yang terletak di kawasan bersejarah Kota Lama Semarang menawarkan pengalaman kuliner malam yang unik dengan sentuhan izakaya Jepang yang autentik. Anda bisa mencicipi berbagai hidangan yang sangat direkomendasikan, seperti sashimi segar, set yakitori, bubur jamur, dan sake berkualitas tinggi, semuanya disajikan dengan kesegaran yang tak tertandingi. Harga menu di sini berkisar antara Rp15.000 hingga Rp900.000, menjadikannya pilihan yang tepat bagi Anda yang ingin merasakan fine dining ala Jepang di Semarang.

Restoran ini menawarkan suasana yang nyaman dan instagramable, ideal untuk makan malam bersama keluarga, teman, atau pasangan. Berdasarkan ulasan terbaru, pelayanan di Maishin tergolong cepat dan ramah, meski terkadang makanan membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk disajikan. Namun, kualitas tetap menjadi prioritas utama. Berlokasi di Jalan Cendrawasih Nomor 21, Kota Lama, Maishin Izakaya menjadi pilihan strategis bagi para pencinta wisata kuliner malam yang ingin menikmati keindahan pusat kota serta dekat dengan landmark Kota Lama Semarang. Jika Anda mencari pengalaman bersantap malam yang menggabungkan rasa Jepang autentik, suasana cozy, dan kualitas premium, Maishin Izakaya adalah pilihan yang patut dipertimbangkan.

10. Tahu Petis Prasojo: Rasa Klasik Kuliner Malam Semarang Sejak 1980-an

Berlokasi di Pleburan, Tahu Petis Prasojo dikenal luas berkat petis udangnya yang menggugah selera. Sejak berdiri pada tahun 1980-an, tempat ini telah menjadi primadona dengan menu andalannya, yaitu tahu petis. Selain itu, tersedia juga pilihan tahu isi dan tahu berontak yang tak kalah lezat.

Dengan harga mulai dari Rp3.000 saja, Tahu Petis Prasojo menjadi pilihan sempurna untuk camilan ringan setelah santap besar. Tak heran jika banyak wisatawan memilih petis ini sebagai oleh-oleh khas yang wajib dibawa pulang ketika berkunjung ke Semarang.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

  • Ricka Milla Suatin
Ilustrasi Kuliner Semarang/copyright paxels
Resep Marinasi Ikan Goreng Bumbu Rempah./Copyright depositphotos.com/AI Generator

FoodResep Marinasi Ikan Goreng Bumbu Rempah

Resep marinasi ikan goreng sederhana dengan bumbu rempah segar seperti bawang putih, jahe, kunyit, dan ketumbar. Hasilnya gurih, wangi, dan renyah di luar, lembut di dalam.

Resep donat susu crispy./Copyright depositphotos.com/AI Generator

FoodResep Donat Susu Crispy yang Lembut dan Renyah

Resep donat susu crispy yang lembut di dalam, renyah di luar, dengan taburan manis susu bubuk dan gula halus. Cocok untuk camilan keluarga yang bikin nagih.

 Freepik/jcomp).

Food7 Resep Makanan Tinggi Antioksidan untuk Kulit Glowing dan Tubuh Fit, Bisa Dicoba

Anda akan mengetahui cara kombinasi bahan alami bersinergi melawan radikal bebas, merawat elastisitas kulit, dan menjaga kelembapan dari dalam.

Ilustrasi sate lilit./Copyright depositphotos.com

FoodAyam Betutu hingga Sate Lilit, Ini 7 Rekomendasi Makanan Khas Bali yang Wajib Dicoba

Rasakan cita rasa unik makanan tradisional Bali dan temukan hidangan asli yang menggugah selera di Pulau Dewata.

Read Entire Article
Food |